NU dan Pemuda: Menjaga Tradisi dan Budaya Bangsa
Dalam bahasa Inggris, Moderasi berasal dari kata moderation, yang berarti sikap sedang, sikap tidak berlebih-lebihan. Hal tersebut juga berkaitan dengan sifat ahlus sunnah wal jamaah yaitu bersikap menjadi penengah. Kaum Ahlussunnah wal jamaah adalah kaum yang berpegang dengan I’tiqod dan amaliyah Nabi Muhammad SAW. dan sahabat-sahabatnya. I’tiqod dan amaliyah Nabi saw. Dan sahabat-sahabatnya telah termaktub dalam al Quran dan Sunnah rosul secara terpencar-pencar, belum tersusun rapi dan teratur.
![]() |
| Foto: www.nu.or.id |
Kemudian dikumpulkan dan dirumuskan dengan rapi oleh seorang ulama besar “syaikh Abu Hasan AlAsyari”. Ahlussunnah adalah golongan umat islam yang dalambidang tauhid (ushul) mengikuti ajaran Imam Al-asy’ari dan Imam Al-Maturidi. Sedangkan dalam bidang fiqih (furuq) mengikuti salah satu madhab yang empat. Salah satu organisasi yang mengikuti aliran ahlussunnah adalah NU atau Nahdlatul Ulama, organisasi tersebut lahir pada tanggan 16 rajab 1344 / 31 januari 1926. Pada prinsipnya, perkembangan NU ada di visi dan cita-cita mewujudkan islam rahmatan lil alamin yang berupaya selalu memoderasi islam dengan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. NU tidak hanya menyikapi perkembangan dunia global, tetapi terus mempertahankan tradisi dan budaya baik yang ditanamkan oleh ulama dulu dan para pendiri bangsa. Tidak lupa bahwa kemerdekaan indonesia juga berkaitan dengan pemuda, maupun santri.
NU memiliki salah satu banom yang berkaitan dengan kelompok masyarakat, pelajar, santri, mahasiswa, dan remaja sebagai basis keanggotaannya yaitu IPNU IPPNU. IPNU lahir pada 24 februari 1954 dengan ketuanya rekan Tolkhah (prof. D. KH. Tholchah mansur, SH.) dan satu tahun kemudian di dirikanlah IPPNU pada 2 maret 1955 dengan ketuanya rekanita Umroh mahfuhoh (istri Prof. Dr. KH. Tolchah Mansur, SH). Proses kelahiran kebangsaan lebih dari se abad yang lalu, tepatnya pada 20 mei 1908. Kebangkitan digelorakan oleh kaum terpelajar (pemuda) sebagai jawaban kultural untuk membebaskan rakyat dari nasib dan penderitaan penjajahan +-350 tahun.

Tidak ada komentar: