Nihilism
Nihilism adalah sebuah pandangan manusia atas
segala hal yang ada di dunia ini hingga sekarang. Di mana itu semua dianggap
tidak mempunyai arti dan juga tujuan. Itu artinya, semua hal tersebut berada di
dalam ketidakadaan atau nihil. Aliran ini merasa bahwa yang ada dan terjadi di
dunia ini bersifat nihil, sebab tidak adanya pandangan terkait agama, norma,
budaya, dan lainnya.
Sederhananya, penganut aliran ini
tidak mempercayai apapun yang ada di dunia dan tidak menganut agama dan norma
apapun. Filosofi nihilism sempat digunakan oleh seorang filsuf asal Jerman yang
bernama Friedrich Nietzsche. Filosofi ini digunakan untuk mengembangkan
pikirannya terhadap eksistensi atau keberadaan manusia yang ada di dunia.
Nietzsche berpikir tentang
bagaimana jika semua manusia dapat menentukan moralitas tanpa adanya ajaran
yang berasal dari luar diri atau eksternal? Bagaimana jika sebenarnya kehidupan
kita yang dijalani selama ini ternyata berbeda dengan apa yang diajarkan di
agama, budaya, dan juga norma yang kita ikuti? Berbagai pertanyaan dari
orang-orang yang menganut paham ini dianggap menyimpang dan bertentangan dengan
prinsip sosial yang ada di masyarakat.
Oleh karena itu, banyak orang
yang menentang aliran ini karena mereka berpikir bahwa paham ini mengajarkan
untuk tidak mengikuti ajaran agama, budaya, norma dan lainnya yang ada di
masyarakat. Jadi, kita bisa bebas melakukan semua hal sesuka hati, termasuk
dengan hal-hal yang tidak baik atau menyimpang.
Padahal sebenarnya, jika kita mau
memahami apa yang diutarakan Nietzsche diatas, paham ini justru mengacu pada
kebebasan manusia dalam menentukan tujuan hidup tanpa adanya pengaruh dari
faktor eksternal. Sehingga kita dapat melakukan segala sesuatunya berdasarkan
tujuan yang sudah kita ketahui.
Tidak ada komentar: