Header news

✒️ |

Nihilism

 



Nihilism adalah sebuah pandangan manusia atas segala hal yang ada di dunia ini hingga sekarang. Di mana itu semua dianggap tidak mempunyai arti dan juga tujuan. Itu artinya, semua hal tersebut berada di dalam ketidakadaan atau nihil. Aliran ini merasa bahwa yang ada dan terjadi di dunia ini bersifat nihil, sebab tidak adanya pandangan terkait agama, norma, budaya, dan lainnya.

Sederhananya, penganut aliran ini tidak mempercayai apapun yang ada di dunia dan tidak menganut agama dan norma apapun. Filosofi nihilism sempat digunakan oleh seorang filsuf asal Jerman yang bernama Friedrich Nietzsche. Filosofi ini digunakan untuk mengembangkan pikirannya terhadap eksistensi atau keberadaan manusia yang ada di dunia.

Nietzsche berpikir tentang bagaimana jika semua manusia dapat menentukan moralitas tanpa adanya ajaran yang berasal dari luar diri atau eksternal? Bagaimana jika sebenarnya kehidupan kita yang dijalani selama ini ternyata berbeda dengan apa yang diajarkan di agama, budaya, dan juga norma yang kita ikuti? Berbagai pertanyaan dari orang-orang yang menganut paham ini dianggap menyimpang dan bertentangan dengan prinsip sosial yang ada di masyarakat.

Oleh karena itu, banyak orang yang menentang aliran ini karena mereka berpikir bahwa paham ini mengajarkan untuk tidak mengikuti ajaran agama, budaya, norma dan lainnya yang ada di masyarakat. Jadi, kita bisa bebas melakukan semua hal sesuka hati, termasuk dengan hal-hal yang tidak baik atau menyimpang.

Padahal sebenarnya, jika kita mau memahami apa yang diutarakan Nietzsche diatas, paham ini justru mengacu pada kebebasan manusia dalam menentukan tujuan hidup tanpa adanya pengaruh dari faktor eksternal. Sehingga kita dapat melakukan segala sesuatunya berdasarkan tujuan yang sudah kita ketahui.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.