Arti Berpikir
Berpikir adalah proses otak mengolah dan menterjemahkan
informasi (stimulus) yang masuk melalui panca indra kebahagian otak sadar atau
bawah sadar yang menghasilkan arti dan sejumlah konsep (Johnson Alvonco)
Berpikir bertolak dari pengamatan dengan lima indra (pengamatan
empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian (Wikipedia)
Menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan
sesuatu, menimbang-nimbang dalam ingatan (Kamus Besar).
Dengan
kata lain ditunjuk sasaran atau bidang logika, yaitu kegiatan pikiran atau akal
budi manusia. Berpikir adalah kegiatan akal untuk “mengolah” pengetahuan yang
telah kita terima melalui panca indra, dan ditujukan untuk mencapai suatu
kebenaran. Istilah “berpikir” ditunjukkan suatu bentuk kegiatan akal yang khas
dan terarah.
Hidup yang tidak kekal ini membuat kondisi yang menyenangkan dan kondisi yang tidak menyenangkan datang silih berganti. Ajaran Sang Buddha adalah ajaran yang senantiasa menekankan seseorang untuk selalu berpikir positif dalam berbagai kondisi yang dihadapinya. Termasuk dalam kondisi yang tidak menyenangkan sekalipun, seseorang tetap diajarkan untuk dapat berpikir positif serta melihat kondisi tersebut dari sisi positifnya.
Berpikir positif adalah sikap mental dari dalam diri sendiri seseorang untuk menghadapi kondisi yang dialami sebagai akibat logis dari perbuatannya sendiri. Ketika kamma buruk sedang berbuah, hendaknya ia tidak hanya menerima secara pasrah akibat kamma buruk itu; tetapi hendaknya melakukan kebajikan dalam hidupnya dengan penuh kesadaran dan kesungguhan.
Berpikir positif adalah melihat segala sesuatu sebagaimana adanya. Berpikir positif merupakan proses pikiran yang dapat melihat segala sesuatu apa adanya, yaitu : timbul, bertahan dan tenggelam.
Tidak ada komentar: